Skip to content
Didin S Winata Positive Selftalk Specialist

Hypnosis, Virus Corona & Pikiran Bawah Sadar

“Gak perlulah sibuk menyebarkan isu yang tidak jelas tanpa keterangan”

Sering saya beritahukan di ruang kelas workshop positive selftalk bahwa faktor penyebab orang terhipnosis adalah ketika pikiran seseorang sedang fokus, emosi, dan kaget. Maka tidak mengherankan bagi saya bahwa saat ini banyak orang terhipnosis dengan pemberitaan tentang kasus corona yang begitu masif melebihi penyebaran virus itu sendiri.

Dalam kondisi fokus, emosi, dan kaget, segala informasi akan mudah masuk diserap oleh pikiran bawah sadar kita. Informasi-informasi mudah masuk karena gerbang (filter/RAS) pikiran bawah sadar kita sedang terbuka. Tak heran, banyak orang begitu cemas, resah, gelisah, panik dan takut berlebihan karena hampir semua informasi itu diserap sebagai suatu kebenaran.

Terakhir barusan saya dengar pesan berantai melalui whatapps group dari seorang dokter di RSHS Bandung yang begitu mencekam yang ternyata adalah berita ‘hoax’, sungguh keji dan menjengkelkan. Tanpa pikir panjang orang dengan mudahnya menyebarkan kepada orang lain.

Sahabat Selftalk

Ada 5 faktor yang mempermudah informasi masuk menembus pikiran bawah sadar dan mudah diterima kebenarannya. Kelima faktor itu adalah :

  1. Figur otoritas. Informasi disampaikan oleh orang yang memegang otoritas seperti pemerintah, orang tua, atasan, dokter, pejabat dsb. Hal ini menjadikan pesan yang disampaikan mudah diterima kebenarannya.
  2. Repetisi. Informasi diberikan secara berulang-ulang dan terus menerus sehinga tanpa sadar kita meyakini kebenarannya.
  3. Komunitas. Anggota komunitas akan mudah mempercayai segala informasi yang diberikan oleh anggota komunitasnya sebagai suatu kebenaran.
  4. Emosi Intens.Kita tahu, saat ini emosi kita sedang dikocok-kocok secara sangat luar biasa. Tak henti-henti rasanya kita dibombardir dengan berita-berita, baik itu benar maupun ‘hoax’.
  5. Relaksasi. Cara ini adalah cara yang bisa digunakan untuk menenangkan dan melakukan penguatan atau afirmasi untuk mengimbangi informasi yang tidak memberdayakan. Lakukan selftalk atau afirmasi positif setiap hari paling tidak 2-3 kali sehari.

BACA JUGA: 10,5 Tips untuk Sehat dan Daya Tahan Tubuh Kuat

Maka ketika kamu menerima suatu informasi, biasa sajalah terlebih dahulu. Jangan langsung dicerna dan disebarluaskan. Pikir dan tenang terlebih dulu. Tetap waspada tapi tidak perlu paranoid berlebihan dan panik “seperti orang-orang”. Percayakan pada pemerintah, gak perlu sibuk menyebarkan isu tanpa keterangan yang tidak jelas sumbernya.

Saya pernah baca dalam sebuah artikel bahwa teroris itu hanya membunuh beberapa orang. Tapi efek ketakutannya bisa membunuh jutaan orang, bahkan ratusan juta dalam bentuk merosotnya nilai mata uang, pariwisata lumpuh dan ekonomi anjlok. Ambyarrr….

Mulai saat ini, setelah kamu membaca artikel saya ini, mudah-mudahan kamu akan lebih berhati-hati, mindset positif dan tidak dengan mudah menyebarkan berita tanpa diketahui kebenarannya.

Enggak tahu kenapa kamupun menyadari betapa dasyat dan bahayanya sebuah berita ‘hoax’, sama bahayanya seperti teroris.

So….
Masih mau menyebarkan berita tanpa keterangan ??? Jangan seperti seorang teroris yaaa…. Ingat-ingat efeknya sangat luar biasa bahayanya.

Salam Sukses dan Berdaya,

Terima kasih…

Salam Positive Selftalk,
DSW
Selftalk Specialist

Open chat
Daftar Di Sini
Powered by