Skip to content

Challenge Your Limit, Menginstal Software ‘Mental Pemenang’ di Pikiran Bawah Sadar

mental-pemenang-positive-self-talk-didin-s-winata

“Aaahhh…Itu sulit..!” “Enggak mungkin…!”

Entah mengapa saya tidak begitu nyaman dengan kosa kata ‘sulit’, ‘sukar’, ‘menyerah’, ‘tidak mungkin’, atau ‘tidak bisa’. Sebab kosa kata itu seperti sebuah kata penghancur atau penghalang terhadap sebuah keinginan atau cita-cita. Bagi saya kosa kata tersebut adalah tempat yang empuk dan nyaman bagi si pemalas untuk mencoba. ‘Tempat berlindung’ bagi si pencari alasan karena sebuah kegagalan. Kosa kata tersebut milik si pecundang bukan sang pemenang.

Daripada kita mengatakan ‘sulit’ dan ‘tak mungkin’, lebih baik kita menganalisis faktor-faktor yang menjadi penyebab ketidakberhasilan tersebut. Untuk selanjutnya kita baru fokus kepada usaha perbaikan. Pemenang selalu mencari cara, pecundang mencari-cari.

Ada kemungkinan hal tersebut di sebabkan oleh faktor-faktor berikut:

  • Belum ditemukan cara terbaik untuk mencapai target atau tujuan.
  • Belum ditemukan metode yang tepat untuk meraih keinginannya.
  • Target yang keliru, belum jelas dan terlalu besar, sehingga target perlu di-‘chunk down‘ menjadi lebih kecil dan spesifik.
  • Usaha yang belum maksimal karena terbebani target yang terlalu besar, general atau umum.
  • ‘Willpower’ atau keinginan yang mulai melemah sehingga perlu di-‘charge‘ kembali. Salah satu ‘trick’ menaikan tingkat ‘willpower’ adalah dengan meninjau ulang target yang dibuat dan membaginya menjadi bagian-bagian kecil (chunks down)

Berikut adalah contoh-contoh orang yang mempunyai ‘mental pemenang’, gigih dan pantang menyerah.

Seandainya Thomas Alpha Edison mengatakan sulit, maka kemungkinanan besar kita tidak akan menikmati lampu pijar seperti sekarang. Seribu cara di lakukan olehnya.

Jika Kattie Holmes mengatakan tidak mungkin menikah dengan Tom Cruise, maka dia tidak akan mengatakan pada dirinya seperti ini, “Someday, you will be my husband!” dan terbukti dia menikah dengan Tom Cruise.

Jika Napoleon Bonaparte mengatakan sulit dan tidak mungkin, maka dia tidak akan berhasil menguasai daratan Eropa serta dikenang dalam sejarah sampai saat ini.

Seandainya Kolonel Sanders mengatakan sulit dan tidak mungkin, maka dia tidak akan menemukan resep rahasianya yang sekarang kita nikmati.

BACA JUGA: Mengapa Anda Perlu Bertemu Orang Sukses?

Seandainya Ir. Soekarno mengatakan sulit dan tak mungkin, bisa jadi NKRI tidak akan terbentuk.

Seandainya Lance Armstrong mengatakan sulit dan tak mungkin maka dia tidak akan bisa menjuarai balap sepeda Tour de France sebanyak tujuh kali setelah bangkit dari penyakit cancer yang menderanya.

Seandainya, Silvester Stalone mengatakan sulit dan tak mungkin, karena ketika dia berbicara, suaranya tidak jelas dan terdapat cacat di bagian pipi dan bibirnya. Naskah filmnya sering ditolak. Jika dia menghentikan usaha dan menghentikan langkahnya, maka dia tidak akan menjadi aktor yang sangat terkenal seperti saat ini.

Seandainya Sun Yat Sen mengatakan sulit, maka dia tidak akan menjadi bapak modern China dan berhasil di usahanya yang ke 9 kali.

Ketika Donald Trump mengatakan sulit dan tak mungkin, maka dia tak akan menjadi presiden Amerika di usianya yang ke 70.

Ketika Vujicic Nick mengatakan sulit dan tak mungkin karena sindrom tentra-amelia dan cacat tubuhnya, maka dia tidak akan terkenal dan menjadi motivator seperti sekarang ini.

Jikalau Wang Deshun mengatakan sulit dan tak mungkin, dia tak akan berhasil belajar bahasa inggris di usia 45 tahun, mulai belajar fitness di usia 50 tahun dan menjadi model terkenal di usia 79 tahun.

Jikalau Hellen Keller mengatakan sulit dan tak mungkin, kemungkinanan dia tidak akan lulus dari Harvard University dalam kondisi bisu, tuli dan buta.

Jikalau Ucok Baba mengatakan sulit dan tidak mungkin, maka kemungkinan dia tidak akan menjadi artis dan presenter terkenal.

Jikalau Martin Luther King mengatakan sulit dan tidak mungkin, maka kemungkinan besar warga kulit hitam tetap akan jadi budak dan terpinggirkan

Terlalu banyak jika diungkapkan di sini, mereka yang menentang kata ‘sulit’ dan ‘tak mungkin’. So, carilah cara dan metode untuk mencapai keinginan dan target anda. Hanya orang yang berhasilah yang mampu menaklukan kata ‘sulit’ dan ‘tak mungkin’ dan itu saya yakin salah satunya adalah anda! Good Luck!

Pemenang fokus pada solusi, pecundang fokus pada masalah.

Break your limit… Nothing Imposible!

Terima Kasih,

Salam Pemberdayaan Diri

Didin S Winata
Selftalk Specialist
Trainer Pemberdayaan Diri dan Positive Self Talk

Open chat
Daftar Di Sini
Mau eBook Mental Pemenang?
Powered by